4 Makanan Tradisional Pernikahan Adat Betawi Yang Selalu Dirindukan

makanan-tradisional-pernikahan-adat-betawi1.jpg

4 Makanan Tradisional Pernikahan Adat Betawi Yang Selalu Dirindukan,- Indonesia adalah Negara yang kaya akan berbagai keanekaragaman. Dari suku bangsa, bahasa sampai busana dan kebiasaan. Negara yang terdiri dari puluhan pulau yang tersebar dari Sabang sampai Merauke ini memiliki berjuta cerita yang berkembang di kalangan masyarakat. Cerita itu melahirkan sebuah adat tradisi yang dibawa sampai jaman Now. Tak terkecuali juga urusan menikah.

Pernikahan di Indonesia juga beragam lho mulai dari adat Jawa, Sunda, Minang, Betawi dan masih banyak lagi. Tentunya dalam pernikahan dibutuhkan makanan khas yang menggambarkan identitas masyarakat adat tertentu. Tak terkecuali juga pada masyarakat adat betawi.

Makanan Tradisional Pernikahan Adat Betawi

Meski secara geografis adat betawi terletak di pulau jawa, tapi ia tidak masuk dalam kategori masyarakat jawa. Sebab bahasa ibu masyarakat betawi berbeda dengan bahasa ibu masyarakat jawa. Pada adat pernikahan juga demikian, ada sejumlah makanan khas yang berbeda dengan masyarakat jawa. Apa saja itu?

1. Roti Buaya

makanan tradisional pernikahan adat betawi

Kita tentu tidak asing dengan Roti Buaya. Sesuai namanya Roti Buaya memiliki bentuk yang menyerupai buaya. Makanan unik ini menempati urutan pertama yang wajib disediakan dalam pernikahan adat Betawi.

Biasanya makanan ini dibawa oleh pihak mempelai pria sebelum berlangsungnya akad. Menurut kepercayaan adat betawi, Roti Buaya memiliki makna sebagai lambang kesetiaan.

2. Sayur Besan

makanan tradisional pernikahan adat betawi1

Berbeda dengan roti buaya yang dibawa mempelai wanita, Sayur besan disediakan oleh keluarga mempelai wanita. Biasanya akan dihidangkan setelah selesai akad pernikahan.

Sayur ini dibuat dari santan yang berwarna kuning, yang didapat dari rempah alami berupa kunyit. Isinya ada trumpuk, kentang, petis, buncis, wortel dan soun.

3. Nasi Jotan

Nasi Jotan juga merupakan makanan tradisional pernikahan adat betawi yang dihidangkan oleh keluarga mempelai wanita. Nasi jotan ini dihidangkan untuk tetangga saat menghadiri pesta pernikahan. Makanan ini dibuat dari nasi putih, nasi ketan kuning yang ditaburi dengan serundang.

Serundang itu kelapa yang diparut lalu digoreng dengan mencampurkan gula merah digongso sampai kesat, seperti abon. Nah, selain itu dihias pula dengan acar wortel juga mentimun, lalu ditambah dengan tumis buncis dan yang paling enak ikan bandeng bakar.

4. Kue Bacot

Wah.. aneh ya namanya. Kenapa sih namanya Kue Bacot? Kue Bacot mengandung makna banyak bicara. Kue ini diberikan dari sang mempelai lelaki setelah lamaran yang mengumumkan akan adanya pernikahan dalam waktu dekat. Kalau makanan yang ini, sepertinya unik dari namanya.

Itulah beberapa makanan tradisional pernikahan adat betawi, mungkin di daerah kamu juga ada. Tetapi dengan nama yang berbeda. Semoga kita bisa sama-sama melestarikan budaya dan adat yang hidup di masyarakat kita.

1 Reply to “4 Makanan Tradisional Pernikahan Adat Betawi Yang Selalu Dirindukan”

  1. rizky berkata:

    Hubungi : 0822 – 9914 – 4728 (Rizky)
    Menikah adalah tujuan dan impian Semua orang, Melalui HIS Graha Elnusa Wedding Package , anda bisa mendapatkan paket lengkap mulai dari fasilitas gedung full ac, full carpet, dan lampu chandeliar yg cantik, catering dengan vendor yang berpengalaman, dekorasi, rias busana, musik entertainment, dan photoghraphy serta videography.
    Kenyaman dan kemewahan yang anda dapat adalah tujuan utama kami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top