5 Tes Kesehatan Sebelum Menikah Yang Sebaiknya Dilakukan

Tes-Kesehatan-Sebelum-Menikah.jpg

5 Tes Kesehatan Sebelum Menikah Yang Sebaiknya Dilakukan,- Sebelum melangsungkan pernikahan sebaiknya kita melakukan beberapa tes kesehatan. Hal ini dilakukan untuk mengenali kualitas kesehatan kita. Selain itu kita juga akan tahu resiko maupun  riwayat sakit yang pernah diderita pasangan. Hasil tes kesehatan nantinya akan bisa dijadikan patokan untuk melakukan pencegahan jika memang ada penyakit yang membahayakan.

Tes Kesehatan Sebelum Menikah

Nah, apa sih pentingnya melakukan tes kesehatan?. Tes kesehatan sangat penting lho, karena kesehatan seseorang sangat mempengaruhi kualitas hidup yang akan dijalaninya  nanti. Meskipun tes kesehatan dapat kita lakukan kapan saja, tapi alangkah lebih baiknya sebelum pernikahan lakukan tes kesehatan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kesehatan pasangan sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Berikut tes kesehatan yang sebaiknya kita lakukan sebelum melakukan pernikahan.

1. Pemeriksaan Darah

Tes Kesehatan Sebelum Menikah2

Pemeriksaan darah berfungsi untuk mengetahui kesehatan pasangan secara umum. Dengan memeriksa darah, kita akan mampu mendeteksi beberapa jenis penyakit, misalnya penyakit anemia, leukimia, reaksi inflamasi, penandaan sel darah tepi, tingkat dehidrasi dan lain sebagainya.

2. Pemeriksaan Golongan Darah

Pemeriksaan Golongan darah atau rhesus sangat penting untuk tranfusi darah jika dibutuhkan kelak. Perlu kita ketahui kecocokan darah dengan pasangan juga harus diperhatikan. Jika seorang wanita memiliki rhesus darah negatif menikah dengan pria yang memiliki rhesus darah positif, bayi yang dilahirkan akan memiliki peluang ber rhesus positif.

Karena secara alamiah tubuh sang ibu akan menghasilkan antibodi. Hal ini akan menyerang janin hingga merusak sel darah merah dan berakibat penyakit anemia, kerusakan otak,  jantung hingga penyakit fatal lainnya.

3. Pemeriksaan Kadar Gula Darah

Pemeriksaan ini dilakukan agar dapat melakukan pencegahan sejak dini akibat komplikasi diabetes saat berlangsungnya kehamilan. Pemeriksaan darah juga berfungsi untuk mengantisipasi penyakit menurun seperti diabetes melitus. Penyakit diabetes melitus mampu bedampak buruk kepada janin yang bisa mengalami cacat maupun  komplikasi kehamilan.

4. Tes Psikologi

Kesiapan mental yang dibutuhkan seorang pasangan yang memutuskan untuk menikah bukanlah hal yang main-main. Dibutuhkan kesiapan yang matang untuk dapat mempertahankan pernikahan. Jika memang sudah siap jawab saja pertanyaan psikologis dengan tenang dan tulus. Bahkan dalam tes psikologi juga bisa kita manfaatkan untuk bertanya mengenai pernikahan.

5. Tes HIV

Tes Kesehatan Sebelum Menikah1

Di beberapa wilayah Indonesia telah menganjurkan adanya tes ini sebelum menikah. Mengingat ini adalah salah satu penyakit yang bisa membahayakan bayi dalam kandungan. Bahkan penyakit HIV/AIDS ini bisa menular melalui hubungan badan dan transfusi darah. Apabila salah satu calon yang hendak menikah terjangkit HIV/AIDS maka kedua nya akan sama-sama terkena penyakit tersebut.

Selain pemeriksaan yang dilakukan diatas. Kita bisa menambah beberapa pemeriksaan lagi jika memang memungkinkan. Mengingat pentingnya tes kesehatan sebelum menikah untuk masa depan anak-anak kita kelak. Ingat menikah bukan untuk sehari dua hari, melainkan seumur hidup.

Litalia

Litalia

Penulis lepas yang suka dengan topik pernikahan, travelling, hukum dan desain interior. Kontak saya di litaliaku@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top