7 Hal Sederhana yang Bisa Menyebabkan Pertengkaran Dalam Rumah Tangga

image001.jpg

Mengarungi bahtera rumah tangga sepintas tampaknya memang menyenangkan, akan tetapi menyatukan dua karakter berbeda tidak semudah itu. Akan selalu ada rintangan yang bisa kamu hadapi, sehingga tidak jarang berujung pertengkaran bahkan. Nah berikut ini adalah 7 hal sederhana yang bisa menyebabkan pertengkaran dalam rumah tangga.

1. Membawa Kebiasaan Buruk dalam Rumah Tangga

Pernah tidak kamu mendengar suami istri yang mengaku bahwa banyak karakter buruk pasangannya yang baru tampak setelah menikah? Hal ini benar dan wajar. Pasalnya baik suami ataupun istri sama-sama memiliki latar belakang lingkungan yang berbeda. Hidup seatap tentu akan membuka aib masing-masing.

Hanya saja tidak jarang hal sepele seperti ini justru berujung pertengkaran. Misalnya suami ternyata senang melempar pakaian kotor begitu saja, sedangkan istri sangat mencintai kerapihan. Kalau ingin bersikap bijaksana, maka setiap pihak harus sadar bahwa menikah juga tentang penerimaan pasangan.

2. Tidak Saling Pengertian Setelah Memiliki Anak

Setiap pasangan yang baru menikah tentu memiliki harapan besar untuk segera dikaruniai anak. Sayangnya mereka kerap mengabaikan bahwa ada konsekuensi yang harus diterima setelah mengalami transisi dari kehidupan yang awalnya berdua menjadi bertiga dengan anak.

Alhasil tidak jarang ada pasangan yang bertengkar akibat persoalan sepele yang berkaitan dengan buah hati. Misalnya istri merasa suami lepas tanggung jawab terhadap urusan merawat bayi. Selain itu kadang juga suami merasa terabaikan sebab istrinya lebih banyak menghabiskan waktu dengan anak.

3. Pasangan Terlalu Banyak Beraktivitas di Media Sosial

Media sosial seringkali menjadi pemicu utama persoalan dalam rumah tangga. Sebagai contoh pasangan kamu lebih banyak bermain ponsel dan chatting dengan teman dunia maya dibanding menghabiskan waktu bersamamu. Tentu tidak ada pasangan yang suka dengan hal ini bukan?

Meski begitu dari sudut pandang pasangan kamu, menurutnya apa yang dilakukan di media sosial adalah hal sepele. Tetapi bagi kamu ada banyak kemungkinan jika pasangan kecanduan bermain di dunia maya, termasuk menjalin hubungan dengan mantan misalnya. Daripada berujung pertengkaran, kalian bisa menyelesaikan hal ini dengan berdiskusi.

4. Tidak Mau Mengakui Kesalahan

Sikap tidak mau mengakui kesalahan juga seringkali menjadi pemicu masalah rumah tangga. Padahal cukup  jelas kalau sikap ini merupakan bentuk kecil dari rasa ego yang tinggi yang tidak baik dipelihara dalam rumah tangga.

Saat akan menikah sebaiknya kamu belajar mengucap maaf dan terima kasih. Kedua kata itu terdengar sepele, akan tetapi efeknya sangat luar biasa. Belum lagi cara penyampaiannya juga tidak semudah yang dibayangkan, karena kamu butuh menurunkan ego.

5. Mengutamakan Pekerjaan Daripada Pasangan

Sebelum menikah salah satu prioritas utama kamu mungkin adalah pekerjaan. Dan itu adalah hal yang sangat wajar. Akan tetapi setelah menikahnya sebaiknya kamu mulai menata ulang pandangan itu.

Mengapa? Karena kamu tidak sendiri lagi, melainkan ada orang yang berbagi kehidupan denganmu. Masalahnya hal ini kerap tidak disadari dan sebenarnya memang cukup sepele. Hanya saja efeknya cukup luar biasa.

6. Pola Hidup yang Tidak Baik

Percaya atau tidak pola hidup yang tidak baik juga bisa menjadi penyebab pertengkaran dalam rumah tangga. Saat masih lajang hingga sudah menikah sebenarnya hal ini bukanlah persoalan yang begitu urgen.

Tetapi pola hidup sangat mempengaruhi kondisi psikologis dan emosi kamu. Ketika kamu kurang tidur, lapar, atau terlalu lelah, akan sulit untuk berpikir bijak. Jika diperturutkan hal ini bisa membuat kamu lebih sensitif, mudah tersinggung, dan cepat marah.

7. Memiliki Ekspektasi Berlebihan

Baik suami ataupun istri bisa saja memiliki ekspektasi berlebihan terhadap pasangan sebelum menikah. Misalnya suami berharap kalau istrinya akan menjadi sosok penurut, tetapi ternyata justru sebaliknya. Atau istri yang memimpikan suami romantis malah mendapat pasangan kaku.

Nah, hal-hal seperti ini sebenarnya sangatlah sepele kalau dipikir baik-baik. Tetapi justru sering menuai pertengkaran karena salah satu pihak merasa tidak mendapat apa yang diinginkan. Wajar kalau setiap orang memiliki harapan besar terhadap pasangannya, hanya saja kembali lagi tentang saling menerima. Jangan sampai hal kecil justru berakhir dengan pertengkaran dalam rumah tangga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top