Begini Tips Memilih Calon Suami yang Baik Menurut Islam

calon-suami-yang-baik2.jpg

Begini Tips Memilih Calon Suami yang Baik Menurut Islam,- Pernikahan adalah ikatan sakral yang menyatukan antara satu individu dengan individu lain. Yang mana pernikahan akan mengikat menjadikan hak dan kewajiban sebagai hal yang harus di penuhi oleh masing-masing pihak. Dalam islam tentu kita akan diajarkan bagaimana cara memilih sosok pendamping hidup. Karena memilih sosok pendamping hidup adalah hal penting dalam mengarungi kehidupan selanjutnya.

Pernikahan bukan setahun atau dua tahun, ia kekal sampai akhir hayat bahkan mampu terhitung lebih dari setengah usia kita akan dihabiskan bersama dengan orang yang kita nikahi. Fikirlah bagaimana bisa kita hidup bertahun-tahun dengan orang yang salah, tentu rasanya akan sangat tidak enak.

Cara Memilih Calon Suami Yang Baik

Melakukan kesalahan dalam memilih pendamping hidup?. Bukanlah suatu hal yang mustahil karena pada zaman sekarang ini banyak manusia yang hanya mementingkan pada fisik, jabatan ataupun keturunan semata tanpa pertimbangan pengetahuan agama calon. Ditambah dengan semakin lazimnya hubungan yang tidak terkontrol menjadikan sisi agama terabaikan.

Banyak kasus-kasus KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) yang banyak kita temui di berita-berita yang menghiasi layar televisi. Tentunya semua orang tidak ingin mendapatkan sosok suami yang demikian. Lantas bagaimana cara kita memilih calon suami yang baik?. Mari kita bahas lebih lanjut cara memilih calon suami yang baik menurut pandangan islam.

1. Beragama Islam

calon suami yang baik

Islam adalah harga mutlak yang tak bisa ditawa-tawar dalam memilih calon suami. Pernikahan yang dilakukan antara wanita muslim dengan lelaki non-muslim jatuhnya akan zina. Sebagaimana firman Allah SWT.

“Janganlah kamu menikahkan orang orang musyrik dengan wanita wanita mu sebelum mereka beriman”. (Al Baqarah : 221)

Selain itu, hukum juga tidak mengakomodasi pernikahan beda agama. Jadi biat kamu yang islam, wajib cari calon suami yang islam juga.

2. Mencintai Allah dan Rasulnya

Keluarga akan dibangun dengan berlandaskan pemahaman ilmu agama yang baik. Diantara tanda pahamnya seseorang akan pentinya ilmu agama dalam mengarungi bahtera rumah tangga adalah mencintai Allah dan Rasulnya. Dengan kecintaannya itu ia akan senantiasa melakukan perintah Allah dan menjauhi larangannya. Menjadikan Rasulullah sebagai tauladannya. Jika Allah saja yang selalu memberikannya kemudahan dalam hidup ia abaikan apalagi istrinya yang hanya berstatus hamba Allah.

3. Taat Kepada Orang Tua

Seorang calon suami yang baik adalah mereka yang selalu berbuat baik terhadap keluarganya. Karena lelaki yang baik akan memperlakukan semua manusia baik terlebih keluarganya sendiri. Apabila ia memperlakukan keluarganya dengan tidak baik maka ia akan mampu melakukan hal yang sama kepada istrinya nanti.

4. Berjiwa Pemimpin

Seorang suami yang baik adalah ia yang memiliki jiwa kepemimpinan yang baik. Sebagaimana seorang pemimpin harus berjalan dan bertangung jawab atas keadaan lingkungnnya. Seorang pemimpin yang baik akan tau betul mengenai tangung jawabnya sebagai pemimpin tanpa pernah mengabaikan amanah-amanah yang dipikulnya.

5. Memiliki Pemahaman Ilmu Agama yang Setara atau Lebih Baik

calon suami yang baik1

Sebuah rumah tangga tak hanya membutuhkan bekal dunia namun juga bekal akhirat. Manusia yang hidup dengan kebaikan dan ketenangan adalah mereka yang selalu bertakwa dan mensyukuri apa yang ia miliki saat ini. Allah telah menggariskan sesuatu yang baik akan bertemu dengan yang baik pula. Semua berlaku dengan nyata dan sesuai janji Allah. Sebagaimana firman Allah Swt.

“Wanita-wanita yang keji untuk laki-laki yang keji. Dan laki-laki yang keji untuk wanita-wanita yang keji pula. Wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik. Dan laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baik pula.” (QS. An Nur: 26).

Akhir Kata

Apabila kita pernah menemui sebuah kejadian dimana istri baik suami tak baik ataupun sebaliknya maka sesunguhnya Allah maha mengetahui yang terbaik untuk hambanya. Demikianlah cara memilih calon suami yang baik dijadikan sebagai imam dalam membina rumah tangga.

Litalia

Litalia

Penulis lepas yang suka dengan topik pernikahan, travelling, hukum dan desain interior. Kontak saya di litaliaku@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

scroll to top