Benarkah Cinta Adalah Alasan Menikah Dalam Islam?

alasan-menikah-dalam-isalam-2.jpg

Benarkah Cinta Adalah Alasan Menikah Dalam Islam?,- Kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi dengan masa depan kita. Sekalipun telah dipersiapkan, terkadang semuanya tak berjalan seperti yang kita harapkan. Terkadang kita mampu memilih sesuai dengan apa yang menjadi pilihan kita. Namun, tak jarang justru apa yang tidak kita pilih malah menjadi hal yang memilih kita.

Boleh jadi, semua itu atas klehendak Yang Kuasa, tak terkecuali juga masalah hati. Hubungan yang sudah kita jalani bertahun-tahun dan sudah diperjuangkan dengan semampu kita, ternyata juga kandas ditengah jalan. Harapan untuk menikah bersamanya kandaslah suka. Dan saat yang bersamaan, kita akan memilih calon yang sudah ditentukan oleh orang tua.

Alasan Menikah Dalam Islam

1. Bolehkan Menikah Tanpa Cinta?

manikah tanpa cinta

Lantas boleh kah dalam islam menikah dengan orang yang tidak dicintainya?.  Jawabannya boleh, sebab memang ada banyak alasan menikah dalam islam. Jika sang calon menyetujui pernikahan tersebut namun apabila tidak setuju maka boleh hukumnya sang wanita untuk menolak lamaran pria yang hendak meminangnya.

Sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut ini.

Seorang janda tidak boleh dinikahkan hingga ia dimintai pendapat, dan tidak boleh seorang gadis dinikahkan hingga dimintai izinnya.” “Izinnya seorang gadis adalah dengan diamnya”, jawab Rasulullah. (HR. Al-Bukhari)

Berprasangka baik dalam melakukan berbagai hal adalah langkah terbaik yang dilakukan demi tercapainya sebuah tujuan kehidupan. Berbagai kendalah akan dihadapi dalam proses mencapainya namun perlu di ingat bahwa Allah telah  menggariskan sesuatu itu untuk terjadi.

2. Percayalah Cinta Itu Bisa Tumbuh

Dalam melakukan pernikahan ada serangkain proses yang dilalui diantaranya adalah proses perkenalan, lamaran dan pernikahan. Semua proses yang terjadi berjalan beriringan dengan waktu dan berbagai kendala. Ketika kita benar-benar memantapkan hati untuk mencintai seseorang melalui proses setelah menikah tentulah kita harus ikhlas menjalaninya dengan sabar.

Percayalah cinta akan tumbuh bersama waktu dan keadaan, tetap taat kepada suami dan berusaha menjadi wanita sholihah seutuhnya adalah jalan terbaik meniti waktu dan keadaan. Karena Allah Maha Tau yang terbaik untuk hambanya.

3. Menikah Dengan Cinta, Bukan Jaminan Sukses Berumah Tangga

alasan menikah dalam islam

Cinta adalah sesuatu yang mahal. Tak sepatutnya diumbar begitu saja. Saya teringat sebuah kisah rumah tannga yang menikah dengan alasan cinta. Itu adalah hal lumrah dalam memilih pasangan hidup memang dianjurkan untuk memilih yang disukai. Namun perasaan cinta dan suka bukan lah Tuhan yang harus di papan ataskan semua harus dipilih melalui landasan agama yang baik. Rumah tangga ini berjalan 10 tahun baik-baik saja bahkan dalam perkembangannya ekonomi mereka cenderung naik.

Mereka dikaruniai seorang anak perempuan saat itu duduk dikelas 4 SD namun ujian datang sang suami ternyata menikah lagi dengan wanita lain. Akhirnya pernikahan poligami dialami sang istri yang mengakibatkan kurangnya waktu yang diberikan kepada sang anak dan istri pertama.

Hal ini membuktikan bahwa cinta sebelum menikah bukanlah alasan kelanggengan namun cinta yang didasarkan pada tujuan ketaatan dan mengharap ridho Allah akan bahagia dan berkah. Karena semata-mata mengharapkan ridho dan penilaian dari Allah.

Akhir Kata

Jangan pernah mengagungkan cinta pada manusia karena Allah maha membolak-balikkan hati seseorang. Maha menjadikan sesuatu yang tak mungkin menjadi mungkin, jadikanlah alasan menikah dalam islam sebagai modal yang baik dalam mengarungi rumah tangga. Maka lakukan apapun semata-mata karena Allah dan mengharap ridhonya. Amiin..

Litalia

Litalia

Penulis lepas yang suka dengan topik pernikahan, travelling, hukum dan desain interior. Kontak saya di litaliaku@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top