10 Cara Mengambil Hati Mertua Buat Kamu yang Baru Saja Menikah

6.jpg

Menikah adalah momen yang sangat membahagiakan karena kamu akan menjalin mahligai rumah tangga dengan orang yang kamu cintai. Namun menikah bukanlah hanya tentang menyatukan dua orang yang saling menyayangi namun juga menyatukan dua keluarga yang berbeda. Di situlah tantanganya.

Mau tidak mau kamu harus beradaptasi dan mencoba berbaur dengan keluarga pasanganmu, terutama mertuamu. Mereka kini menjadi ibu dan ayah barumu. Tentu saja, kedekatan tidak bisa serta merta otomatis terwujud, kamu harus perlu usaha untuk bisa mengakrabkan diri dengan mereka. Biar segera sukses, coba cara mengambil hati mertua berikut ini:

1. Habiskan waktu bersama mereka

Untuk mendekatkan diri dengan mertuamu, kamu perlu menghabiskan waktu bersama dengan mereka. Hal ini agar mereka bisa mengenalmu lebih dalam dan mencairkan suasana yang masih kaku. Bagaimana bisa berharap mertua akan menyukaimu kalau mereka  bahkan tidak mengenalmu?  

Penelitian dari University of Pittsburgh menunjukkan bahwa “efek paparan,” atau berada di sekitar seseorang, memiliki dampak mendalam pada hubungan sosial, maka dari itu luangkan waktu untuk menghabiskan waktu bersama mereka.

2. Lakukan Komunikasi

Komunikasi yang jelas merupakan inti dari terbentuknya hubungan yang baik. Cobalah untuk membangun komunikasi dan ngobrol ringan dengan mereka. Kamu bisa menanyakan seputar kegiatan yang mereka gemari dan sedikit mencari informasi seputar kegiatan tersebut agar kamu tidak terkesan garing dalam menjalin komunikasi dengan mereka ini.

Jangan sampai deh, kamu duduk bersama dengan mertua namun diam seribu bahasa.

3. Hindari konfrontasi yang tidak perlu

cara mengambil hati mertua

Konfrontasi adalah racun ketika kamu ingin membangun hubungan kedekatan dengan seseorang, termasuk dengan mertua. Misalnya suatu saat kamu terlibat percakapan yang sebenarnya kamu tidak sependapat dengan mereka, redamlah itu dan dukunglah apa yang jadi pendapat mertuamu.

Lebih baik sedikit mengalah dan merespon dengan positif apapun perkataan mereka. Ini adalah cara mengambil hati mertua terbaik.

4. Tunjukkan bahwa Kamu adalah pasangan yang baik

Mungkin kamu memang baik, ideal atau sangat dicintai oleh pasanganmu namun terkadang kamu perlu menunjukkan rasa sayangmu padanya di depan mertuamu untuk membuat mereka tenang.

Setidaknya biar mereka yakin bahwa kamu adalah pasangan yang tepat untuk anaknya dan memperlakukan anaknya dengan baik. Tunjukkan bahwa kamu adalah menantu idaman.

5. Kenali Hal yang disukai atau tidak disukai

Sebagai menantu, alangkah baiknya jika kamu menggali informasi dari pasanganmu tentang hal yang disukai atau tidak disukai oleh mertuamu. Hal ini untuk menjaga kesalahfahaman sekaligus cara mengambil hati mertua yang tepat.

Misalnya saja kamu sudah membelikan sesuatu untuk mereka namun mereka tidak menyukainya, maka kamu akan merasa kesal kan? Untuk menghindari hal seperti itu kamu lebih baik mengenali dulu hal-hal yang mereka sukai atau hindari agar tidak terjadi kesalahpahaman.

6. Bersikap Manis

Energi positif akan menularkan sesuatu yang bisa dirasakan secara posistif pula, begitu pula saat kamu bertemu mertuamu. Sikap manis, hangat dan bahagia selalu membawa hawa kebahagiaan pula kepada orang di sekitarnya, termasuk mertua kamu. 

Jadi, sebelum bertemu dengan mereka, luangkan waktu sejenak untuk mempersiapkan mental dan memastikan bahwa kamu bertemu dengan mereka dengan sikap positif. Hal ini akan membuat mertuamu selalu merasa bahagia bila bertemu denganmu.

7. Menciptakan Hubungan Timbal Balik

Parents Chatting with Child and Spouse

Untuk bisa bergabung dengan keluarga baru maka kamu harus siap menjadi sosok yang selalu membantu bila mertuamu membutuhkan bantuan. Misalnya saja mertuamu butuh diantar ke dokter, ada instalasi saluran air yang macet, atau butuh dana tertentu yang sangat darurat.

Kamu harus mempunyai persiapan untuk hal semacam ini sebagai tanda kasihmu pada mereka. Begitupun bila mereka menawarkan bantuan, ada baiknya kamu menerima bantuan mereka namun terimalah yang kira-kira tidak memberatkan untuk tujuan mempererat hubungan.

8. Memberikan Pujian

Memberikan pujian, walaupun itu adalah hal yang sederhana, mampu membuat seseorang senang dan tersanjung. Maka dari itu jangan sungkan untuk memberikan pujian kepada mertuamu. 

Pujilah apapun yang mereka lakukan sehingga mereka merasa diperhatikan dan punya kedekatan emosional denganmu. Pujilah mereka dengan tidak berlebihan sehingga mereka merasa kamu benar-benar tulus.

9. Tidak Membanding-bandingkan

Bisa jadi kamu punya keluarga yang sempurna dan cara bergaul yang berbeda dari keluarga pasanganmu. Setiap keluarga mempunyai kebiasaan dan tradisinya sendiri dalam menjalin dan memperlakukan tiap anggota keluarganya.

Sudah menjadi sifat manusia untuk membuat perbandingan antara situasi baru dan situasi yang biasa di alami, tetapi kamu tidak harus melakukannya dengan mertuamu. Jangan membandingkannya dengan apa yang kamu alami, hargailah, dan terimalah mereka apa adanya.

10. Berkolaborasi bukan Bersaing

Salah satu konflik yang sering muncul dengan mertua adalah kompetisi. Misalnya, seorang ibu mertua mungkin takut kehilangan pengaruh dan kedekatan hubungan dengan anaknya karena kehadiranmu.

Di sini kamu perlu bersikap bijaksana dan jangan bersaing seolah kamu lebih diinginkan anaknya dari pada orang tuanya sendiri. Bertindaklah sebagi mitra atau partner dan hindari persaingan dalam bentuk apapun dengan mertua. Terkadang mertua ada rasa ingin menguji apakah benar-benar kamu adalah orang yang tepat untuk anaknya. Untuk mengetahuinya, tak jarang mereka akan bertindak sedikit mengintimadasi. Pahamilah, dengan begitu cara mengambil hati mertua akan sukses.

Litalia

Litalia

Penulis lepas yang suka dengan topik pernikahan, travelling, hukum dan desain interior. Kontak saya di litaliaku@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

scroll to top