Tata Cara dan Syarat Pendaftaran Nikah di Catatan Sipil

Syarat-Pendaftaran-Nikah-di-Catatan-Sipil.jpg

Tata Cara dan Syarat Pendaftaran Nikah di Catatan Sipil – Bicara soal syarat pendaftaran nikah di catatan sipil, tentu tak bisa lepas dari landasan yuridis yang melatar belakanginya. Dalam hukum formil, tepatnya di Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 Tentang Pelaksanaan UU No 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Pasal 2 dan Pasal 6.

Pada pasal tersebut, disebutkan bahwa pencatatan perkawinan bagi mereka yang bukan beragama Islam, pencatatan perkawinan dilakukan oleh pegawai pencatat di Kantor Catatan Sipil.

Syarat Pendaftaran Nikah di Catatan Sipil

Nah selamat buat kalian yang akan melangsungkan perkawinan. Tapi sebelum datang ke catatan sipil untuk daftar nikah, ada baiknya kamu siapkan dulu sejumlah syarat pendaftaran nikah di catatan sipil. Syarat-syarat tersebut terdiri dari:

1. Surat Permohonan Pencatatan Sipil

Surat permohonan ini terdiri dari Formulir M1, dan Formulir M2 ditambah dengan Surat Pernyataan kedua belah pihak. Untuk Formulir M1 adalah formulir yang pada intinya memberitahukan kepada dinas kependudukan dan catatan sipil setempat tentang keinginan mencatatkan perkawinan. Formulir M2 berisi siap saja yang terlibat dalam perkawinan, mulai dari siapa calonya, walinya dan saksinya.

Syarat Pendaftaran Nikah di Catatan Sipil

Sementara Surat Pernyataan berisi penyataan calon suami istri tentang keinginan menikah tanpa adanya paksaan. Semua surat yang dibuat oleh calon pengantin, dan ditandatangani oleh pihak-pihak yang disebutkan dalam surat.

2. Surat N1 s.d. N5 dari desa.

Setelah membuat surat pernyataan formulir, masing-masing mempelai harus datang ke kelurahan untuk meminta surat N1 sampai dengan N5. Surat N1 adalah surat keterangan untuk menikah, Surat N2 adalah surat yang menerangkan asal usul mempelai, dan Surat N3 adalah surat persetujuan dari mempelai. Lalu Surat N4 adalah surat keterangan orang tua, serta Surat N5 adalah surat yang menyatakan izin orang tua.

3. Surat-Surat lain

Selain beberapa surat yang bisa kamu dapatkan di kelurahan, ada beberapa surat lain yang harus kamu persiapkan sendiri, yaitu:

  • Foto Copy KTP, dilegalisir
  • Foto Copy Surat Nikah orang tua ( jika ada )
  • Foto Copy Kartu Keluarga
  • Foto Copy Akta Kelahiran (dilegalisir)
  • Foto Copy KTP 2 orang saksi
  • Asli Akta Perceraian ( bagi yang cerai hidup )
  • Foto Copy Akta Kematian (bagi yang cerai mati )
  • Surat Keterangan Sehat yang bisa kamu dapat dari Puskesmas untuk masing-masing mempelai
  • Surat Keterangan Imunisasi TT (Tetanus Toksoid, cmiiw) dari puskesmas untuk memperlai wanita.

4. Siapkan Foto

Selain menyiapkan surat, kamu juga harus menyiapkan foto berwarna ukuran 4 X 6 berdampingan sebanyak 4 lembar. Gunakan backgroud warna biru. Foto ini akan ditempel dibuku nikah.

5. Adakah Berkas lain?

Selain menyipakan berkas dan surat-surat di atas, ada baiknya pula kamu menyiapkan Materai. Materai sangat penting untuk tiap-tiap surat yang akan kamu buat. Disamping itu, jangan lupa untuk selalu bawa berkas asli setiap kamu mengumpulkan foto kopianya.

Nah buat kamu yang beragama Islam dan hendak mengurus pendaftaran nikah di KUA; silakan baca: Tata Cara dan Langkah-Langkah Mengurus Pendaftaran Nikah di KUA

Terakhir, ada baiknya bila kamu mengurus syarat pendaftaran nikah di catatan sipil di atas jauh-jauh hari. Sebaiknya 3 bulan sebelum menikah.

12 Replies to “Tata Cara dan Syarat Pendaftaran Nikah di Catatan Sipil”

  1. ERNY berkata:

    Mau tanya apakah bisa nikah di catatan sipil tanpa harus nikah agama.. Tolong penjelasannya… Makasih

    1. Litalia berkata:

      boleh diperjelas maksudnya mbak erni?

  2. rosdelins berkata:

    Bagmn kalo calon penganten tinggal berbeda propinsi? Tks

    1. Litalia berkata:

      Pilih tempat pencatatan yang terdekat dari lokasi pernikahan ya..

  3. Christine berkata:

    Bagaimana kalau kedua orang tua mempelai meninggal?? Apakah saksi termasuk jg wali??

    1. Litalia berkata:

      Saksi bukan wali. Silakan lihat wali pengganti orang tua.

  4. Wibowo berkata:

    Mau tanya kalau menikah beda agama kristen protestan dengan katolik bagaimana ya

    1. Litalia berkata:

      Saya kurang tahu soal cara menikah orang protestan dan katolik. Yang pasti menurut aturan hukum, kalau keduanya memiliki tatacara pernikahan yang berbeda, maka salah satu harus menundukkan diri (ikut yang lainya).

  5. fama wau berkata:

    Saya sdh menikah tpi blm punya akta nikah…
    Bagaimana cara agar saya bisa dpt akta nikah..

    1. Litalia berkata:

      Silakan diurus ke catatan sipil bu, jangan lupa disiapkan berkas-berkasnya. Ada baiknya segera diurus. terimakasih

  6. Assalamu’alaikum cara hitungan jawa utk menentukan hari nikah gimana?
    Mksh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top