Yakin Sudah Siap Menikah? Cari Jawabanya Disini

pernikahan-dini-pernikahan-remaja-putus-cinta_20151213_144154.jpg

sumber : lumanario

Sudah pacaran sekian tahun dan merasa siap melangkah ke jenjang selanjutnya? Jangan langsung buru-buru mikirin budget, dekorasi pelaminan, atau daftar undangan dulu! Sebelum memulai persiapan menikah, ada beberapa hal yang wajib kamu diskusikan dengan pasangan. Daftar berikut akan membantumu memutuskan apakah kamu sudah yakin akan menghabiskan sisa hidup bersama si dia.

sumber : lumanario

Visi-Misi

Jauh sebelum melakukan persiapan menikah, baiknya kalian harus duduk bersama untuk membicarakan visi-misi pribadi. Apa keinginan dan cita-citamu 5 tahun, 10 tahun, atau bahkan 20 tahun ke depan? Bagaimana dengan pasanganmu, apakah ia memiliki visi-misi serupa? Kalau berbeda jauh, bisakah kalian menyelaraskan perbedaan misi satu sama lain?

Sifat Pasangan

sumber : okezone

Setelah sekian lama berhubungan, tanyakan sungguh-sungguh pada diri sendiri, apakah kalian sudah compatible satu sama lain? Adakah sifat pasangan yang masih sering membuatmu tidak sreg? Inilah mengapa penting untuk benar-benar mengenal pasangan sebelum memulai persiapan menikah. Rumah tangga kalian akan berjalan dalam ukuran dekade, bukan lagi bulan atau tahun seperti saat pacaran. Jika Anda masih bekum bisa menerima kekurangan satu sama lain sebaiknya evaluasi diri Anda dan pasangan ya.

Hubungan dengan Keluarga

Bagaimana hubunganmu dengan keluarga pasangan? Bagaimana hubungan pasangan dengan keluarganya sendiri? Hal ini akan sangat berpengaruh. Secocok apa pun kamu dengan dia, kalau kalian tak bisa merasa cocok dengan keluarga, terutama orangtuanya, semua akan sia-sia. Hubungan si pacar dengan keluarga juga bisa memberi banyak gambaran tentang situasi rumah tangga di masa depan nanti, lho.

Punya Anak atau Tidak?

sumber : bkkbn

Pasanganmu ingin punya anak, tidak? Ini penting untuk dibicarakan. Zaman sekarang, sudah banyak perempuan yang tidak ingin punya anak karena berbagai alasan. Berapa jumlah yang diinginkan? Pikirkan juga rencana membesarkan anak nanti: Bagaimana mengumpulkan biaya pendidikan, bagaimana pembagian peran orangtua (apakah pacarmu keberatan mengganti diaper bayi atau bangun bila anak menangis saat tengah malam?), cara sosialisasi identitas (agama, seksualitas, dan lain-lain), hingga jarak umur antarsaudara. Jangan sampai hal seputar anak jadi sumber persoalan di kemudian hari.

Cara Menyelesaikan Masalah

Cara pasangan menyelesaikan masalah tentu berbeda denganmu. Maka dari itu, penting bagi kalian untuk mengalami masa-masa sulit bersama untuk mengetahui cara pasangan menghadapinya. Apakah ia butuh waktu untuk menenangkan diri atau harus langsung dibicarakan saat itu juga? Apakah ia high-tempered dan dapat dengan mudah mengekspresikan rasa frustrasi, atau justru seseorang cold-headed dan sering memendam perasaan? ‘Masa sulit’ yang dimaksud bukan sekadar persoalan sepele macam bertengkar atau terjebak macet ya, tapi masalah cukup besar seperti musibah, konflik keluarga, financial problems, hingga tak tercapainya target di tempat kerja.

Cara Mengelola Uang
Setelah sekian lama berpacaran, apakah kamu senang dengan cara pasanganmu mengelola uang? Apakah menurutmu ia terlalu pelit, atau justru terlalu ‘murah hati’ dalam menghabiskannya? Apakah pasangan tidak keberatan jika suami-istri sama-sama bekerja? Finansial adalah aspek serius yang perlu disetujui bersama sebelum memulai persiapan menikah, karena banyak masalah dalam rumah tangga muncul akibat perbedaan prinsip mengatur keuangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top